SMS CENTER 0812 9758 2662

Berkah Biopori, Rumah Dinas Wawalkot Panen Pare

Bekasi Barat- Wakil Wali Kota Bekasi memanfaatkan ruang terbuka di rumah dinasnya untuk berkebun dan membuat ratusan lubang biopori. Ahmad Syaikhu mengatakan ruang hijau yang ada di rumah dinas akan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menanam sayur-sayuran. Alhasil sayuran pare dan cabe berbuah panen dirumah dinasnya itu.

"Alhamdulillah tanahnya subur. Pare yang ditanam hidup semua. Dan sudah berbuah," kata Ahmad Syaikhu.

Pohon pare yang berbuah tersebut dimanfaatkan sebagai menu makanan di rumah dinas wakil walikota Bekasi.

Ahmad Syaikhu cukup gencar mengajak warga Kota Bekasi untuk memanfaatkan lahan yang tersedia untuk menanam aneka sayuran kebutuhan harian. Ia berharap warga Kota Bekasi bisa mandiri dengan memenuhi kebutuhan bumbu dapur sendiri. Hal ini bisa menekan pengeluaran keluarga.

"Jika memang tidak ada lahan bisa di polibeg. Ini sangat ampuh mengurangi biaya keluarga terutama ketika harga sayuran naik," kata Ahmad Syaikhu.

Ketika pertama kali menempati runah dinas tersebut Ahmad Syaikhu langsung memperhatikan persoalan lingkungan. Bersama komunitas Orang Indonesia (Oi) Ahmad Syaikhu membuat ratusan lubang biopori. Lubang biopori tersebut berfungsi sebagai resapan air dan tempat membuang sampah dedaunan.

"Fungsi lubang biopori ini banyak. Bisa sebagai penyimpan air dan pupuk organik," jelas Ahmad Syaikhu.[ito]

ShareShare on FacebookPin on PinterestShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Tagged:

3 Comments on Berkah Biopori, Rumah Dinas Wawalkot Panen Pare

  • cheepan -

    Asslm'alaikm.. Pak Syakihu..bagaimana buat biopori? saya tertarik ingin coba di rumah..*warga bekasi timur* 😀

    Reply
  • Hadi Sofyan -

    Pak syaikhu...sama mau coba pak..bisa tolong dijadwalkan sosialisasi nya teknis pembuatan biopori sampai di tingkat RT pak..karena sangat manfaat pak
    ..terima kasih. Saya Hadi. Warga kaliabang tengah rt.03.rw.02. Bekasi utara.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *