Tunjangan Guru BK Bakal Dibedakan

BEKASI SELATAN – GURU Bimbingan Konseling (BK) di setiap sekolah, memiliki tugas tambahan. Selain sebagai tenaga pengajar, guru BK juga memiliki peran sebagai pembimbing bagi siswa yang memiliki masalah.

Karena perannya ganda ini, guru BK memiliki peran sangat penting di setiap sekolah. Guru BK juga dianggap sebagai sebagai ujung tombak mengantisipasi adanya pelecehan seksual bagi kalangan pelajar khususnya di Kota Bekasi.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah Kota Bekasi berencana akan menaikan tunjungan bagi guru BK pada tahun ini. “Jadi saya sangat sepakat, ujung tombak untuk mengawasi para siswa adalah guru BK yang ada di sekolah, apalagi terkait masalah pelecehan seksual yang sering terjadi, guru BK sangat penting dalam hal ini karena memang guru BK sangatlah mengetahui jika terjadi hal tersebut,” kata Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu.

Namun, Syaikhu mengaku belum memastikan besaran tunjangan untuk guru BK tersebut. Karena, saat ini masih dalam proses pembahasan. Jika anggaran tunjangan tersebut tidak bisa dikeluarkan dari Dinas Pendidikan Kota Bekasi, bisa juga dialokasikan melalui dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS).

“Selama ini sering mendengar keluhan guru-guru BK yang seolah merasa tersingkir dari sekolah. Oleh karena itu, biar lebih banyak guru yang semangat jadi guru BK, harusnya tunjangannya dibedakan. Nanti saya minta tolong dirumuskan, agar tunjangan guru BK di bedakan,” ungkapanya.

Menurutnya,  guru BK mempunyai cara tersendiri untuk dekat dengan siswa, sehingga siswa bisa terbuka mengutarakan setiap permasalah yang dimilikinya.

“Setiap siswa di sekolah mempunyai permasalahan, hanya guru BK yang mempunyai cara untuk menyelesaikan permasalahan siswanya. Karena, guru BK yang ada di sekolah sebelumnya telah diberikan pendidikan dan pengetahuan untuk mengatasi anak yang bermasalah,” paparnya. (Sumber: GoBekasi/ran)

Leave a Comment