SMS CENTER 0812 9758 2662

Dukung Smart City, Syaikhu Harapkan Pelajar Inovatif dan Kreatif

Untuk mewujudkan Kota Bekasi Smart City, perlu disokong sumber daya manusia yang inovatif, kreatif. Hal ini disampaikan Wakil Walikota Bekasi H Ahmad Syaikhu saat bertatap muka dengan sejumlah pelajar SMKN 2 Kota Bekasi, Selasa, (20/9) di Aula SMKN 2 Bantar Gebang Kota Bekasi.

Harapannya kepada para generasi muda ini khususnya para pelajar menjadi motor penggerak untuk mewujudkan Bekasi Smart City karena menurutnya tidak hanya bergantung pada peran pemerintah saja. Inovasi dam kreativitas menjadi kata kunci mengembangkan kota yang cerdas yang penuh kreativitas

"Program smart city di suport lulusan dari  SMK 2. Bahkan sejak dibangku sekolah memberikan ide kreativitasnya dalam bentuk karya pelajar se-Kota Bekasi untuk mendukung smart city," kata Ahmad Syaikhu.

Ia menambahkan, hasil karya Siswa SMK 2 digunakan di rumah dinasnya. Berupa komponen konektor lampu tenaga surya.

Lanjut Ahmad Syaikhu jajaran pemerintah Kota Bekasi juga tidak berdiam diri untuk meningkatkan infrastruktur pendukung dan program ke depan mewujudkan Smart City.

Seperti salah satu contoh pembangunan pedestrian di Jalan KH Noer Ali sebelah utara. Dibawah pedestrian terdapat dua saluran berbeda yakni saluran air dan saluran utilitas pendukung jaringan IT seperti fiber optik, kabel PLN dan lainnya.

Selain itu program gawat darurat di Rumah sakit, Patriot Operating Center (POC) pusat monitoring, dan berbagai aplikasi program pelayanan di SKPD yang rencananya menuju sistem terintegrasi.

"Ini suport kita menata infrastruktur pendukung smart city untuk kebutuhan warga. Kita harap sinergitas antara pemerintah dan elemen masyarakatnya mampu bersama menjadikan Kota Bekasi Smart City," harap Wawali Ahmad Syaikhu.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK 2 Kota Bekasi Agus Setiawan mengatakan pihak SMK 2, baik guru-guru dan siswa mendukung upaya Pemkot Bekasi menjadi kota cerdas. SMK 2 memiliki program jurusan Teknik Komputer Jaringan, Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Sepeda Motor, dan Akuntansi.

Seperti lanjut Agus, program di SMK 2 juga telah mengembangkan sistem berbasis IT atau online seperti UNBK, Ujian Semester, e-library (perpustakaan digital) walaupun hanya sampai lingkup lokal, dan teleconference langsung  secara rutin dengan pihak kementerian pendidikan dan kebudayaan. Dan bagi lulusan SMK dalam mencari lowongan kerja melaui Bursa Kelompok Kerja (BKK) online.

"Alhamdullilah sekolah kami pun dipercaya untuk menggelar Ujian Nasional Perbaikan (UNP) bagi alumni maupun siswa sekolah dari daerah lain. Kota yang smart didukung juga smart school," ungkapnya.

Dan kata dia seiring dengan perkembangan sistem informasi ini, anak didiknya tidak lupa diajarkan pengembangan karakter. Kata dia dengan agenda wajib sebelum memulai pembelajaran, para siswa diantaranya berdoa yang setiap hari dipimpin bergantian, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan mengaji 5 sampai 10 ayat Al Quran bagi yang beragama lain untuk menyesuaikan.

Bahkan para siswa SMK 2 juga belajar menamakan nilai kesetiakawanan dengan agenda infak dan shadakoh. Selepas belajar kembali berdoa dan menyanyikan lagu wajib lainnya.

Ia melanjutkan saat jeda istirahat pun para siswa diarahkan untuk membaca buku di e-library dengan literatur non buku pelajaran. Harapannya agar siswa tambah gemar membaca dengan kemudahan lewat e-library.

"Teknologi inovasi dan kreativitas serta pendidikan karakter terus dibangun untuk menjadikan SMK 2 menuju smart school dan kota Bekasi Smart City," harap Kepala sekolah SMK 2 Agus Setiawan.

Usai berdialog langsung dan tanya jawab, Wawali Ahmad Syaikhu memberikan hadiah berupa tiga buah media penyimpanan data atau flask disk dan beberapa buku bacaan dengan judul "Si Ilok" kepada pelajar SMK 2.

"Cita-cita kita menuju kota cerdas juga tidak lupa dengan budaya daerah lewat cerita khas betawi di buku si ilok," kata Wawali Ahmad Syaikhu. (Sumber : Dakta.com)

ShareShare on FacebookPin on PinterestShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Tagged: , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *