SMS CENTER 0812 9758 2662

Ahmad Syaikhu : Alhamdulillah, Kota Bekasi Raih Peringkat 1 Penilaian Tingkat Maturitas SPIP

BEKASI SELATAN - Wakil Wali Kota Bekasi, H Ahmad Syaikhu mengaku bersyukur dengan peraihan peringkat 1 penilaian tingkat maturitas penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) kota dan kabupaten di Provinsi Jawa Barat.

“Alhamdulillah Kota Bekasi menjadi peringkat 1 dalam hasil penilaian tingkat maturitas penyelenggaraan SPIP Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Barat tahun 2017,” kata Syaikhu, Selasa (30/05).

Menurutnya, Maturitas SPIP dapat menunjukkan kualitas dari sistem pengendalian internal dalam sebuah organisasi. Oleh karena itu, pihaknya bersyukur bisa meraih peringkat 1 penilaian tingkat maturitas penyelenggaraan SPIP di Jawa Barat.

“Sederhananya, istilah tersebut (Maturitas SPIP) menunjukkan ukuran kualitas kedewasaan dari sistem pengendalian intern pada suatu organisasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Ahmad Syaikhu mengatakan, Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Barat memberikan piagam penghargaan kepada Pemerintah Kota Bekasi atas pencapaian level 2 skala 1 sampai dengan 5 maturitas penyelenggaraan SPIP di Bandung, hari ini.

Penilaian Maturitas tidak dilihat dari lamanya berdiri suatu pemerintah daerah tetapi dilihat dari seberapa jauh pengendalian telah dirancang secara memadai (control desaign) dan dilaksanakan secara efektif (control implementation) dalam rangka mendukung pencapaian tujuan organisasi.

“Alhamdulillah apa yang dilakukan telah membuahkan hasil yang baik. Terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh seluruh stakeholder Kota Bekasi,” pungkas Wakil Wali Kota Bekasi, H Ahmad Syaikhu.

Sekadar diketahui, Penghargaan diserahkan oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, kepada Wakil Wali Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu pada acara seminar bertemakan “Membangun Akuntabilitas Keuangan dan Akuntabilitas Melalui Implementasi SPIP dan Penguatan Kapasitas APIP” yang diselenggarakan oleh BPKP Jawa Barat. (tnc)

Beberapa hal yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Bekasi dalam mewujudkan Pengendalian Intern yang baik adalah sebagai berikut :

1. PEMBENTUKAN BUDAYA PENGENDALIAN INTERN, dengan :

a. Pembentukan SDM berintegritas.
– penanaman pemahaman tusi, kode etik dan integritas auditor.
– Pemberian reward and punishment.

b. Peningkatan kapabilitas auditor
– internalisasi budaya internal control.
– Internalisasi audit berbasis rediko fan manajemen resiko.
– Peningkatan kendali mutu audit.
– Pendidikan dan pelatihan. (PPM, workshop, diklat, bintek, FGD dan sertifikasi kompetensi)

c. Peningkatan kualitas proses pengawasan.
– pembentukan bidang berdasar aktivitas perangkat daerah.
– Peningkatan peran pencegahan.
– Peningkatan peran konsultasi.
– Pembenahan SOP.

2. PENGENDALIAN ORGANISASI

a. Pengidentifikasian resiko internal.
b. Mendesain sistem untuk memperkecil dampak.
c. Penguatan evaluasi pelaporan dan tindak lanjut dalam informasi kinerja intetnal dan eksternal.
d. Penguatan koordinasi dan integrasi dengan organisasi lainnya.

3. PERBAIKAN KESEJAHTERAAN AUDITOR.

ShareShare on FacebookPin on PinterestShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Tagged: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *