SMS CENTER 0812 9758 2662

Ribuan Warga Bekasi Beri Dukungan Moril Untuk Bangsa Palestina

BEKASI SELATAN – Ribuan umat muslim Kota Bekasi dari puluhan orgainisasi kemasyakaratan yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Bekasi Selamatkan Al-Aqsha (AMSA) menggelar aksi solidaritas dan Tabliqh Akbar yang dipustkan di Islamic Center Kota Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Ahad 30 Juli 2017.

Wakil Walikota Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu, memberikan orasi bersama tokoh lainnya, seperti Ustdaz Ramli dari PERSIS, Ustadz Wildan Hasan dari MIUMI mengutuk pembantaian yang dilakukan Israel terhadap muslim Palestina.

Pembantaian yang dilancarkan Israel tanpa prikemanusian terhadap muslim Palestina terakhitr terjadi pada Jumat 21 Juli 2017, di depan Masjid Al Aqsa, Kota Tua Yerussalem.

Dimana saat muslim Palestina melaksanakan shalat Jumat di depan Masjid Al Aqsa, terpaksa shalat di jalan karena dilarang polisi Israel masuk ke Masjid Al Aqsa.

Ketika mereka sedang shalat, polisi Israel mengawasinya dengan sangat ketat. Bahkan sesaat setelah shalat Jumat usia, polisi Israel menyerang muslim Palestina secara membabi buta. Polisi Israel menyerang dengan menggunakan amunisi, gas air mata dan peluru karet.

Tiga muslim Palestina dilaporkan tewas dalam kejadian tersebut. Sebanyak 400 orang lainnya mengalami luka-luka. Salah satu korban yakni seorang remaja 18 tahun.

Sebelumnya, polisi Israel menembak Imam Besar Masjid Al-Aqsha, Shekh Ikrima Sabri, pada Selasa 18 Juli 2017.

Solariditas umat muslim Kota Bekasi langsung bergerak memberikan sumbangan untuk muslim Palestina.

Usai acara, saat dihubungi Wakil Walikota Ahmad Syaikhu mengatakan jika tindakan Isreal tersebut sebagai pelanggaran HAM. Melarang sebuah negara melakukan ibadah agamanya.

"Bangsa Indonesia jelas mengutuk segala bentuk penindasan dan penjajahan di muka bumi," kata Ahmad Syaikhu. (tim)

ShareShare on FacebookPin on PinterestShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Tagged: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *