Meninjau PISEW Saat Reses

Reses bagi seorang anggota DPR bukan untuk berleha-leha. Bersantai atau plesiran. Justru, reses membuat agenda kegiatan bertambah padat. Sebab ini momentum emas untuk bertemu konstituen di dapil.

Di awal reses kali ini, saya berkunjung ke Desa Mekarasih, Kecamatan Banyusari, Kabuoaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Lokasinya mendekati laut. Datang ke sana pada Rabu, (23/7) lalu.

Ada dua agenda kegiatan. Pertama, melihat sapi qurban yang akan diberikan kepada masyarakat. Kedua, meninjau Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW).

Saya berjalan kaki sekitar 400 meter menuju lokasi. Menyusuri tepi sawah. Dengan kondisi jalan yang tak semuanya mulus. Bersama dengan tokoh masyarakat setempat. Termasuk Kepala Desa Mekarasih Wawan Wahyudin.

Tiba di lokasi, sudah berkumpul masyarakat. Sebagian besar bekerja dalam program PISEW, yakni membuat semacam turap dan jalan. Menghubungkan antara Desa Mekarasih Kecamatan Banyusari dan Desa Gempol Kecamatan ……

“Ini bermanfaat sekali Pak Syaikhu. Selama ini akses dua desa tersebut susah dilalui. Ini yang menjadi salah satu keinginan kami sejak kecil,” ujar Wawan.

“Kegiatan ini juga dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. Karena mereka bisa bekerja di sini. Jadi semacam padat karya tunai,” lanjut Wawan.

“Kami mengucapkan terimakasih banyak kepada Pak Syaikhu yang telah membawa aspirasi kami dan mengawal program ini di DPR,” kata Wawan lagi.

Sebagai informasi, kegiatan PISEW diselenggarakan melalui bentuk pemberdayaan dan partisipasi masyarakat atau Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) sehingga memberikan kontribusi dalam pengurangan angka pengangguran dan penyediaan lapangan kerja saat masa pandemi COVID-19 yang terjadi sekarang ini.

Potensi penyerapan tenaga kerja setiap lokasi sebanyak 17 orang dengan masa pelaksanaan sekitar 75 hari, sehingga total potensi penyerapan tenaga kerja Program PISEW tahun 2020 sebanyak 15.000 tenaga kerja atau 1.125.000 Hari Orang Kerja.

Realisasi program PISEW adalah membangun infrastruktur dasar skala wilayah kecamatan atau perdesaan seperti pembangunan jalan lingkungan dan jembatan kecil.

Kemudian, peningkatan kualitas air minum dan sanitasi serta membangun infrastruktur pendukung produksi maupun hasil pertanian, peternakan, perikanan, dan UMKM, sehingga memberi manfaat dalam meningkatkan kapasitas produksi komoditas unggulan serta potensi lokal wilayah setempat.

Sebagai Wakil Rakyat, saya berusaha seoptimal mungkin membawa aspirasi masyarakat dan memperjuangkan serta mengawalnya. Agar program seperti ini dapat bermanfaat dan tepat sasaran.

Leave a Comment