Bersama Melawan Tuberkolosis

Kesehatan menjadi salah satu tolak ukur kesejahteraan sebuah masyarakat. Hal ini dapat kita maklumi karena kesehatan menjadi kebutuhan dasar manusia. Atas dasar pemahaman ini pula, pemerintah memiliki kewajiban menyediakan pelayanan yang layak bagi masyarakat.

Berbagai upaya terus kami lakukan untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang layak bagi masyarakat. Ditengah upaya menyediakan pelayanan kesehatan yang layak tersebut, kami, pemerintah kota bekasi juga menyadari betul jika masih terdapat sejumlah kekurangan.

Bekasi, Belajar Menuju Kota Humanis

Pertengahan Desember 2012 saya bekesempatan mengunjungi Yayasan Zamrud Biru di wilayah Mustika Jaya. Pada waktu itu, saya bersama teman-teman memberikan bantuan kepada yayasan yang bergiat menangani orang-orang yang mengalami disabilitas mental. Pada Selasa (2/5), saya atas nama Pemerintah Kota Bekasi mengunjungi yayasan tersebut guna memberikan bantuan untuk operasional yayasan tersebut.

Dalam kesempatan tersebut saya sangat bersyukur bisa hadir di lokasi tersebut, sebuah kebahagiaan bisa belajar banyak hal dari yayasan yang dikelola Bapak Suhartono. Sebelum berbagi tentang inspirasi dari dari Yayasan Zamrud Biru tersebut, saya ingin memperkenalkan sekilas tentang yayasan tersebut.

Berguru Kepada Sri Sultan Hamengku Buwono IX

Sebuah pertemuan yang luar biasa ketika saya diberi kesempatan satu forum dengan tokoh media, penulis top Indonesia dan sekaligus aktivis sosial, Bapak Parni Hadi. Forum yang mempertemukan kami itu adalah bedah buku karya beliau dengan Pak Nasyith Majdi. Buku yang berjudul Sri Sultan Hamengku Buwono IX Inspiring Prophetic Leader.

Sebagai seorang wakil kepala daerah, saya sangat tersanjung diberi kesempatan oleh Pak Parni Hadi untuk membedah bukunya. Buku yang banyak memberikan pelajaran dan hikmah kepemimpinan bagi saya sebagai pengemban amanah rakyat.

Buku yang diprakarsai oleh Ikatan Relawan Sosial Indonesia yang juga dipimpin oleh Pak Parni Hadi itu membuka cakrawala kita tentang khasanah kepemimpinan nasional yang kaya dengan keteladanan.

Catatan Atas Buku 4 Langkah Islami Mewujudkan Insan Maju, Sejahtera dan Ihsan

Visi Kota Bekasi maju, sejahtera dan ihsan bukan semata memenuhi kebutuhan jasmani masyarakat. Visi maju, sejahtera dan ihsan bukan sekadar untuk menggapai hasrat kebutuhan duniawi semata. Visi tersebut dirancang untuk menyeimbangkan kebutuhan manusia dari sisi jasmaniah dan ruhani. Kedua sisi tersebut harus seimbang, kebutuhan duniawi dengan kebutuhan akan ukhrawi.

Visi tersebut dirancang untuk bisa menjawab berbagai tantangan kehidupan. Visi maju, sejahtera dan ihsan diharapkan mampu mengatasi berbagai problematika perkotaan. Pada saat yang bersamaan, kami juga berharap visi Kota Bekasi tersebut mampu memenuhi kebutuhan ruhani warganya.